
Banyak pemilik properti merasa bisnisnya berjalan baik karena booking terus masuk dari platform seperti Airbnb, Traveloka, Tiket.com atau Booking.com. Namun jarang yang benar-benar menghitung berapa keuntungan bersih yang diterima setelah dipotong komisi.
Di awal, hal ini memang tidak terasa. OTA membantu mendatangkan tamu dan membuat properti lebih mudah ditemukan. Tapi seiring waktu, ketergantungan ini bisa mengurangi margin dan membatasi kontrol Anda terhadap bisnis sendiri. Karena itu, mulai membangun booking langsung tanpa OTA menjadi langkah penting, terutama ketika properti sudah mulai stabil.
💡 Mengelola strategi booking di banyak platform sekaligus memang tidak mudah. Kalau Anda ingin dibantu, pelajari layanan Co-Hostingkami atau hubungi 082123933218.
Ketergantungan pada OTA dan Dampaknya
Komisi OTA biasanya berada di kisaran 15 hingga 20 persen. Angka ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya cukup besar jika terjadi di setiap transaksi. Selain itu, ada hal lain yang sering tidak disadari: Anda tidak memiliki akses penuh terhadap data tamu.
Informasi seperti nomor telepon atau email tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk membangun hubungan jangka panjang. Akibatnya, tamu yang sudah pernah menginap cenderung kembali melalui OTA, dan Anda kembali membayar komisi untuk orang yang sama.
Situasi ini sering menjadi salah satu tantangan utama dalam pengelolaan properti sewa harian. Jika Anda pernah mengalaminya, Anda bisa melihat gambaran lebih lengkap di artikel 7 Masalah Umum dalam Pengelolaan Properti Sewa Harian
Memulai dari Hal yang Paling Sederhana
Membangun direct booking tidak harus dimulai dengan sistem yang kompleks. Langkah awal yang paling realistis adalah membuka jalur komunikasi langsung dengan tamu.
Salah satu cara yang paling mudah dilakukan adalah melalui WhatsApp. Setelah tamu selesai menginap, Anda bisa mengirim pesan singkat sebagai tindak lanjut. Dalam pesan tersebut, Anda dapat menyampaikan bahwa untuk kunjungan berikutnya, mereka bisa memesan langsung dengan harga yang lebih baik.
Pendekatan ini terlihat sederhana, tetapi efektif untuk mulai menggeser kebiasaan tamu dari OTA ke jalur langsung.
Memberi Alasan untuk Berpindah
Tamu tidak akan berpindah ke booking langsung tanpa alasan yang jelas. Mereka sudah terbiasa dengan kemudahan OTA, sehingga Anda perlu memberikan nilai tambah.
Nilai ini tidak harus berupa diskon besar. Perbedaan kecil seperti harga sedikit lebih rendah, fleksibilitas waktu check-in, atau layanan tambahan sederhana sudah cukup untuk membuat tamu mempertimbangkan opsi booking langsung.
Dalam praktiknya, strategi ini juga berkaitan erat dengan bagaimana Anda mengelola pengalaman tamu secara keseluruhan. Anda bisa memahami lebih dalam melalui artikel Loyalitas Tamu Airbnb Meningkat Drastis dengan 5 Langkah Mudah yang membahas cara membuat tamu ingin kembali.
Pentingnya Membangun Database Tamu
Salah satu perbedaan utama antara bisnis yang bergantung pada OTA dan yang mulai mandiri adalah kepemilikan data tamu. Setiap tamu yang pernah menginap sebenarnya adalah peluang untuk booking berikutnya.
Dengan menyimpan kontak tamu secara rapi, Anda bisa menghubungi mereka kembali ketika ada ketersediaan unit atau penawaran khusus. Cara ini sering digunakan untuk mengisi tanggal kosong tanpa harus menurunkan harga di OTA.
Seiring waktu, database ini akan menjadi aset yang sangat berharga karena membantu menjaga tingkat hunian tanpa bergantung sepenuhnya pada platform.
Peran OTA dalam Strategi yang Lebih Seimbang
Mengurangi ketergantungan pada OTA bukan berarti berhenti menggunakannya. Platform seperti Airbnb, Traveloka, Tiket.com atau Booking.com tetap memiliki peran penting, terutama dalam mendatangkan tamu baru.
Perbedaannya terletak pada strategi. OTA digunakan sebagai sumber traffic, sementara booking langsung menjadi cara untuk mempertahankan tamu yang sudah pernah datang.
Penutup
Membangun booking langsung tanpa OTA adalah proses bertahap, bukan perubahan instan. Dimulai dari komunikasi sederhana dengan tamu, lalu berkembang menjadi sistem yang lebih terstruktur seiring waktu.
Semakin cepat Anda memulai, semakin besar peluang untuk meningkatkan margin dan mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga.
Jika pengelolaan ini terasa sulit dilakukan sendiri, terutama saat harus mengatur banyak platform sekaligus, layanan Co-Hosting dapat membantu. Tidak hanya dalam mengelola listing di OTA, tetapi juga dalam membangun sistem yang memungkinkan Anda mendapatkan lebih banyak booking langsung secara konsisten.